Apa itu Tinnitus?
Telinga berdenging (tinnitus), padahal tidak ada suara dari luar:
- dering,
- senandung,
- dengung,
- klik,
- suara siulan
Ini adalah kondisi pendengaran.
Meskipun mungkin bersifat jangka pendek pada beberapa orang, namun dapat menjadi permanen pada orang lain.
Di Google dalam beberapa tahun terakhir:
- “Apa yang menyebabkan tinnitus?”
- “Telinga berdenging terus menerus”
- “Mendengar suara di telinga”
- “Gejala tinnitus”
- “Apakah stres menyebabkan tinitus?”
penelusuran meningkat secara signifikan.
Keluhan tinitus menjadi lebih umum, terutama setelah stres berat, penggunaan headphone, dan paparan kebisingan tinggi.
Apa Gejala Tinitus?
Orang yang mengalami tinitus:
- Mendengar suara bernada tinggi secara terus menerus,
- sensasi mendengung,
- peningkatan tinnitus di lingkungan yang tenang,
- masalah tidur,
- gangguan,
- peningkatan stres
mungkin bertahan.
Beberapa orang:
“Telingaku semakin berdenging saat malam sepi”
mendeskripsikannya sebagai.
Apa Penyebab Tinnitus?
1. Paparan Kebisingan Keras
Lama:
- musik keras,
- penggunaan headphone,
- lingkungan konser,
- area kerja yang bising
Ini dapat mempengaruhi struktur telinga.
2. Stres dan Kecemasan
Stres yang intens dapat meningkatkan rasa tinnitus.
Terutama ketika tingkat kecemasan meningkat, seseorang mungkin lebih fokus pada tinitus.
Orang yang membutuhkan dukungan psikologis dapat menerima dukungan ahli melalui Platform Psikolog eHealth.
3. Kotoran telinga
Penumpukan kotoran yang berlebihan di telinga dapat menyebabkan rasa tertekan dan berdenging.
4. Masalah Tidur
Tidur yang kurang dapat meningkatkan sensitivitas sistem saraf.
5. Kekurangan Vitamin
Dalam beberapa penelitian:
- Kekurangan vitamin B12,
- kekurangan zat besi
dan tinnitus telah diselidiki.
Penyakit Apa yang Dapat Dikaitkan dengan Tinnitus?
Dalam beberapa kasus:
- gangguan pendengaran,
- masalah telinga tengah,
- masalah tekanan darah,
- masalah sendi rahang,
- gangguan peredaran darah
dapat menyebabkan tinitus.
Namun, tidak semua tinitus berarti penyakit serius.
Bagaimana Cara Mengurangi Tinnitus?
1. Hindari Kebisingan Keras
Penting untuk menurunkan volume headphone.
2. Mengurangi Stres
Meditasi dan latihan pernapasan dapat membantu.
3. Perhatikan Pola Tidur
Tidur tidak teratur dapat meningkatkan gejala.
4. Kurangi Kafein
Kafein berlebih dapat meningkatkan tinitus pada beberapa orang.
5. Menggunakan Kebisingan Putih
Suara latar belakang yang terang di lingkungan yang tenang mungkin memberikan kelegaan bagi sebagian orang.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Jika:
- jika tinitus terus berlanjut,
- Jika ada gangguan pendengaran,
- jika disertai pusing,
- Jika terlihat di satu telinga
Evaluasi ahli itu penting.
Evaluasi telinga, hidung, dan tenggorokan mungkin diperlukan.
Dukungan untuk konsultasi pakar online dapat diperoleh melalui Platform Kesehatan Online eHealth.
Pertanyaan Umum
Apakah stres menyebabkan tinitus?
Ya, stres dapat meningkatkan sensasi tinnitus.
Apakah tinnitus hilang sepenuhnya?
Dapat bervariasi tergantung penyebabnya.
Apakah penggunaan headphone menyebabkan dering?
Penggunaan suara keras dapat menimbulkan risiko.
Mengapa tinnitus meningkat di malam hari?
Dalam keheningan, seseorang dapat lebih memperhatikan suara.
Hasil
Tinnitus adalah masalah umum yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Ini mungkin terkait dengan stres, paparan suara keras, masalah tidur, dan kesehatan telinga. Penting untuk mendapatkan dukungan ahli jika terjadi tinnitus yang berlangsung lama atau disertai gejala lain.
Sumber Daya Ilmiah
- Klinik Cleveland – Tinnitus
- Mayo Clinic – Gejala dan Penyebab Tinnitus
- NHS – Tinitus
- Asosiasi Tinnitus Amerika